Optimalisasi Periode Emas 1000 Hari Pertama Kehidupan Anak
- Admin

- May 1, 2020
- 2 min read
Taukah Bunda? Periode emas 1000 hari pertama kehidupan (HPK) si kecil bermula sejak 270 hari masa kehamilan hingga usia 2 tahun awal. Selama masa periode emas, stimulasi yang diterima berpengaruh pada tumbuh kembang anak. Hal inilah yang menjadikan 1000 HPK sebagai periode emas yang sangat penting untuk membangun dasar tumbuh kembang si kecil yang solid
Status gizi ibu hamil dan menyusui, status kesehatan dan asupan gizi yang baik selama masa kehamilan hingga tahun pertama kehidupan si kecil berperan dalam membentuk fungsi otak hingga membantu memperkuat sistem imun. Pemenuhan gizi yang cukup bagi si kecil akan berpengaruh terhadap kualitas kesehatan, intelekual, psikologi, pertumbuhan fisik, keterampilan sosial, dan produktivitas dimasa yang akan datang (USAID,2014).
1000 hari pertama kehidupan berkaitan erat dengan pemenuhan gizi di awal kehidupan si kecil. Ibu hamil dengan status gizi kurang baik akan menyebabkan pertumbuhan si kecil kurang optimal seperti bayi pendek (stunting), bayi lahir dengan Berat Badan Rendah (BBLR), kurus, kecil, dan imunitas berkurang. Lalu, si kecil dapat mengalami penyakit degeneratif di masa dewasanya nanti. Oleh karena itu. Bunda perlu menerapkan pola hidup sehat dan asupan gizi yang seimbang untuk si kecil.

Cara mengoptimalkan tumbuh kembang 1000 hari pertama kehidupan
Adapun tiga hal yang perlu dipenuhi sebagai upaya mengoptimalkan tumbuh kembang anak selama1000 HPK, yakni Pertama, pemenuhan nutrisi. Kedua. pemenuhan ASI ekslusif, dan Ketiga, sanitasi lingkungan yang sehat.
Pemenuhan nutrisi, Makanan pendamping ASI (MP-ASI) setelah si kecil berusia 6 bulan hingga 2 tahun. Zat gizi yang terkandung dalam MP-ASI adalah karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral. Kebutuhan protein dan zat gizi mikro seperti vitamin dan mineral diperlukan dalam jumlah tinggi karena pada masa ini sampai anak berusia 2 tahun merupakan masa pertumbuhan dengan laju metabolisme tinggi. Kandungan lemak pada makanan pendamping ASI anak diperlukan sebagai asam lemak esensial, memfasilitasi penyerapan vitamin larut lemak. Kebutuhan lemak bagi si kecil dalam makanan pendamping ASI sekitar 30-45% kebutuhan energi.
Pemenuhan ASI ekslusif, WHO merekomendasikan pemberian ASI Eksklusif selama 6 bulan pertama dan pemberian ASI diteruskan hingga si kecil berusia 2 tahun untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak. Penelitian The first 1000 days of life mengemukakan pemberian ASI Eksklusif menurunkan risiko infeksi saluran cerna, alergi, infeksi usus besar dan usus halus, penyakit celiac, leukemia, limfoma, obesitas, dan DM pada masa yang akan datang. Pemberian ASI Eksklusif hingga 2 tahun juga dapat mempercepat pengembalian status gizi ibu, menurunkan risiko obesitas, hipertensi, kanker payudara ibu.
Sanitasi lingkungan yang sehat, Sanitasi lingkungan ikut mempengaruhi tumbuh kembang si kecil. Biasakan untuk selalu mencuci peralatan botol susu, makan, masak serta mainan dengan pembersih yang food grade. Mencuci tangan menggunakan sabun dengan air bersih yang mengalir. Kemudian, pakaian sebaiknya dicuci dengan pembersih yang lembut. Sanitasi lingkungan yang tidak baik akan mengakibatkan kejadian diare yang nantinya akan menyebabkan infeksi sehingga berpengaruh dan si kecil akan mengalami kurang gizi.
Mempersiapkan 1000 hari perkembangan kehidupan si kecil merupakan hal yang kompleks. Akan tetapi kualitas kelangsungan tumbuh kembang si kecil dipengaruhi oleh pola hidup dan asupan gizi yang diterima selama 1000 HPK. Ayo Bunda, dukung tumbuh kembang si kecil sebagai generasi emas penerus kehidupan yang sehat dan cemerlang sejak dalam kandungan.


Comments