top of page

Ajarkan si Kecil Membiasakan Menjaga 8 Hal Kebersihan Diri Sejak Dini

  • Writer: Admin
    Admin
  • May 10, 2020
  • 4 min read

Pandemi virus corona (covid -19) mengajarkan kita untuk selalu menjaga kebersihan diri. Manfaat dari kebersihan diri membuat tubuh beresiko rendah terserang penyakit. Tentunya, menjaga kebersihan ini juga perlu diajarkan pada si Kecil sejak dini. Namun menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) tidak hanya sekedar mencucui tangan. Yuk, kenali ada 8 hal kebersihan diri yang perlu dijaga.





1. Kebersihan Tangan

Mencuci tangan salah satu dasar yang sangat penting untuk membangun kebiasaan dalam menjaga kebersihan diri. Tangan merupakan salah satu tempat bagi bakteri, dan kuman untuk tinggal. Ketika si Kecil tidak mencuci tangan maka bakteri dan kuman tersebut akan sangat mudah berpindah ke benda-benda yang dipegang olehnya.  

Ayah dan Bunda sebaiknya ingatkan si Kecil akan pentingnya untuk mencuci tangan menggunakan sabun setelah bermain, menyentuh benda-benda yang kotor, sebelum dan setelah makan, setelah pergi ke toilet, setelah melakukan kontak dengan orang sakit, dan setelah memegang hewan peliharaan. 

Selain menggunakan sabun, mencuci tangan juga dapat dilakukan dengan menggunakan hand sanitizer. Namun, penggunaan hand sanitizer kurang efektif bila dibandingkan mencuci tangan dengan air yang mengalir menggunakan sabun.

Ketika mencuci tangan, Ayah dan Bunda dapat mendampingi si Kecil. Ajarkan si kecil untuk mencuci tangan secara menyeluruh, termasuk bagian bawah kuku, sela-sela jari menggunakan sabun anti bakteri selama 20 detik dengan air yang mengalir. Ayah dan Bunda juga dapat menemani bernyanyi bersama si Kecil sembari menunggu waktu 20 detik mencuci tangan. 


2. Kebersihan Kuku

Kuku dapat menjadi tempat untuk kuman dan bakteri untuk tumbuh. Tanpa disadari, kuman dan bakteri yang berada di kuku akan mudah berpindah-pindah ke daerah mata, hidung, dan mulut. Akibatknya, si Kecil akan mudah terserang penyakit. 

Ayah dan Bunda perlu selalu membiasakan si Kecil untuk menggunting kuku seminggu sekali. Kemudian, membersihkan kotoran dibawah kuku dengan cara menyikat bagian dalam kuku jari tangan dan kaki.



3. Kebersihan Kaki

Ketika si Kecil selesai bermain di luar rumah, tak jarang Ia lupa untuk mencuci kaki. Kebersihan kaki ini perlu dijaga agar terhindar dari bau kaki, jamur kulit dan infeksi kaki lainnya. Oleh sebab itu, Ayah dan Bunda sebaiknya ajarkan anak untuk mencuci kaki lalu mengeringkan kaki segera setelah dicuci. Mengeringkan kaki yang telah dibersihkan perlu dilakukan karena air yang tertinggal di sela-sela jari kaki dapat menyebabkan kaki menjadi lembab dan muncul jamur sehingga menimbulkan rasa gatal.

4. Kebersihan Gigi dan Mulut

Si kecil menyukai makanan yang manis-manis seperti permen dan kue. Namun, seberapa sering Ayah dan Bunda mengingatkan anak untuk menyikat gigi setelah makan? Mengingatkan si Kecil untuk rutin menyikat gigi minimal dua hari sekali merupakan hal yang penting. Selain menyikat gigi, kebersihan yang perlu dilakukan yakni membersihkan pangkal-pangkal lidah, membersihkan karang gigi. Ini dikarenakan gigi dan gusi yang bersih dapat mencegah berbagai masalah kesehatan ringga mulut seperti bau napas dan gigi berlubang. 



5. Kebersihan Rambut

Ayah dan Bunda ajarkan si Kecil untuk mencuci rambut minimal 2 hingga 3 kali dalam seminggu. Biasanya si Kecil malas untuk mencuci rambutnya karena masalah shampo. Oleh karena itu, Ayah dan Bunda sebaiknya memperhatikan pemilihan shampo yang tepat untuk si Kecil misalnya shampo yang tidak perih di mata. 



6. Kebersihan Mandi

Mandi merupakan aktivitas yang menyenangkan bagi si Kecil karena ia dapat bebas bermain air. Saat si Kecil asyik main air ketika mandi, tak jarang ia lupa untuk membersihkan bagian tubuhnya. Sebaiknya, Ayah dan Bunda perlu memeriksa kembali apakah bagian tubuh misalnya telinga bagian belakang telah digosok dengan bersih, bagian ketiak, sela-sela jari kaki, dan bagian tubuh yang lainnya. 



7. Kebersihan Batuk dan Bersin

Kebersihan diri yang lain adalah etika batuk dan bersin. Ayah dan Bunda dapat menunjukkan etika bersin dan batuk dengan menutup hidung dan mulut menggunakan tisu, sapu tangan atau bagian siku lengan baju. Kebiasaan menutup mulut ini harus dibiasakan agar menghindarkan si Kecil dan orang disekitarnya dari terserang dan tertular virus misalnya virus flu. 


Selain itu juga Ayah dan Bunda sebaiknya mengajarkan cara mengeluarkan ingus dari hidung si Kecil dengan benar. Ini yang dapat dilakukan yakni dengan menutup salah satu lubang hidung lalu secara perlahan-lahan menghembuskan udara dari lubang satunya kemudian di lap menggunakan tisu. 


Hal yang paling penting Ayah dan Bunda ingatakan pada si Kecil ialah menutup mulut saat batuk dan bersin tidak boleh menggunakan telapak tangan secara langsung. Ini dikarenakan virus yang keluar dari tubuh berada di tangan akan mudah berpindah bila menyentuh benda lainnya. Kemudian, tisu yang telah dipakai, diingatkan untuk selalu dibuang di tempat sampah.



8. Kebersihan Makanan dan Minuman

Makanan yang bersifat junk food, pewarna makanan yang mencolok, berpengawet, selain itu minuman yang bersoda sebaiknya dihindarkan untuk diberikan kepada si Kecil. Ketika si Kecil berada diluar rumah ajarkan ia untuk tidak mudah jajan di sembarang tempat. Bila perlu Ayah dan Bunda bisa membawakan bekal untuknya. Makanan dan minuman yang baik diberikan pada si kecil ialah yang mengandung banyak nutrisi. Perbanyaklah konsumsi buah dan sayur-sayuran karena Ini baik untuk kesehatan dan tumbuh kembang si Kecil. 



Menanamkan pembiasaan dalam menjaga kebersihan diri bukanlah hal yang mudah dapat dilakukan dalam satu kurun waktu. Akan tetapi, semua pembiasaan kebersihan diri ini membutuhkan proses untuk hasil yang maksimal. Oleh karena itu, Yuk Ayah dan Bunda bantu si Kecil menerapkan kebiasaan menjaga kebersihan sejak dini agar si Kecil terus bisa mengingatnya dan terbiasa melakukannya hingga dewasa nanti.


Comments


© 2020 by Joyful Kids. Proudly created with Wix.com

  • Instagram
  • Facebook
bottom of page