top of page

Wajib Ketahui! Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini Bagi Tumbuh Kembang Si Kecil

  • Writer: Admin
    Admin
  • May 17, 2020
  • 3 min read

Apakah Ayah dan Bunda perlu memasukkan si Kecil ke lembaga pendidikan PAUD sebelum masuk pendidikan di SD? Seberapa penting lembaga pendidikan anak usia dini bagi tumbuh kembang si Kecil? Yuk simak pembahasan pentingnya pendidikan anak usia dini berikut ini!



Apa Itu PAUD?

Ayah dan Bunda sering kali lembaga pendidikan anak usia dini dimaknai sebagai tempat si Kecil agar pandai dalam dunia akademik seperti halnya pintar CALISTUNG (membaca, menulis, dan menghitung). Namun perlu diketahui bahwa PAUD adalah tempat si Kecil untuk tumbuh dan berkembang dengan bahagia sesuai dengan karaktersitik perkembangan usianya. Stimulasi perkembangan, pengasuhan, dan perawatan yang diberikan guru PAUD pada si Kecil yang dimaknai sebagai landasan persiapan untuk tumbuh kembang si Kecil yang lebih lanjut.


UU No 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Bab 1, Pasal 1, Butir 14 dinyatakan bahwa

”Pendidikan anak usia dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut" .

Mengapa PAUD penting untuk tumbuh kembang si Kecil?


Otak merupakan kunci utama bagi pembentukan kecerdasan anak. Si Kecil yang berada pada rentang usia 0-6 tahun mengalami pertumbuhan dan perkembangan otak dengan pesat. Dalam hal ini menunjukkan si Kecil akan lebih mudah menyerap berbagai pengetahuan yang berada disekitarnya. Periode ini dikenal keemasan (golden age).


Suyadi dalam bukunya yang berjudul psikologi belajar PAUD mengutarakan bahwa

"Periode keemasan dimulai sejak janin dalam kandungan hingga usia 6 tahun. Pada masa ini, pertumbuhan dan perkembangan otak si Kecil mencapai 80% dari masa dewasanya kelak. Setelah usia 6 tahun keatas hingga masa tua, perkembangan otak hanya 20%. Selebihnya hanyalah perluasan permukaan otak dan jalinan dendrit yang rumit".



Pengalaman dan stimulasi yang anak peroleh selama periode emasnya dapat berpengaruh terhap tumbuh kembang diusia dewasa.


Oleh karena itu, Ayah dan Bunda perlu memberikan stimulasi yang tepat agar dapat mengoptimalkan tumbuh kembang si Kecil.




Alasan pentingnya PAUD


Si Kecil merupakan individu yang memiliki keunikan dan mewarisi kecerdasaan sejak ia dilahirkan. Ayah dan Bunda, sejatinya memasukkan si Kecil ke lembaga pendidikan PAUD memberikan banyak manfaat yang dapat membantu menstimulasi tumbuh kembangnya.


Berikut penjelasan Nurani dalam bukunya konsep dasar PAUD mengenai manfaat lembaga pendidikan PAUD dalam tumbuh kembang si Kecil:


  1. Si Kecil mampu melakukan ibadah, mengenal dan percaya akan Ciptaan Tuhan dan mencintai sesama. Contohnya, Guru mengenalkan si Kecil bahwa Allah SWT menciptakan berbagai makhluk selain manusia seperti binatang, tumbuhan yang semuanya perlu disayangi.

  2. Si Kecil mampu mengelola keterampilan tubuh termasuk gerakan-gerakan yang mengontrol tubuh dengan motorik halus dan kasar, serta menerima rangsangan sensorik (panca indera). Contohnya, si Kecil dapat mengikuti kegiatan menari, bermain bola, menulis, dan mewarnai.

  3. Si Kecil mampu menggunakan bahasa untuk pemahaman bahasa pasif dan dapat berkomunikasi secara efektif yang bermanfaat untuk berpikir dan belajar. Contohnya, si Kecil dapat menceritakan kegiatan yang telah dilakukan bermain bersama teman-temannya.

  4. Si Kecil mampu berpikir logis. kritis, memberikan alasan, memecahkan masalah, dan menemukan hubungan sebab-akibat. Contohnya, kegiatan melakukan percobaan dengan air yakni si Kecil melakukan pengamatan, menemukan sebab-akibat, dan memberikan penjelasan mengenai apa yang telah ia lihat dan lakukan.

  5. Si Kecil mampu mengenal lingkungan alam, lingkungan sosial, peranan masyarakat, dan menghargai keragaman sosial, dan budaya serta mampu mengembangkan konsep diri, sikap positif terhadap belajar,kontrol diri dan rasa memiliki. Contohnya, si kecil mampu belajar berbagi dan memiliki rasa empati terhadap teman sebayanya.

  6. Si Kecil memiliki kepekaan terhadap irama, nada, birama, berbagai bunyi, bertepuk tangan, serta menghargai karya. Contohnya, anak menyukai musik dan mengikuti lirik lagu sambil menyanyikannya hingga selesai.



Ayah dan Bunda, begitu banyaknya manfaat lembaga pendidikan PAUD untuk si Kecil. Oleh sebab itu, yuk masukkan si kecil ke PAUD agar tumbuh kembangnya tersiapkan dengan baik.


Semoga bermanfaat.


Comments


© 2020 by Joyful Kids. Proudly created with Wix.com

  • Instagram
  • Facebook
bottom of page